
Pasalnya, virus penyebab cacar air mudah menyebar melalui cipratan air liur ketika seseorang yang sakit baru batuk atau bersin dan orang lain di dekatnya menghirup udara sekitar.
Cacar air juga bisa ditularkan dari kontak langsung dengan cairan lenting cacar itu sendiri.
- Hindari paparan angin
Penderita cacar air perlu mengurangi paparan angin. Virus penyebab cacar air dengan sangat mudah menyebar ke orang di sekitar Anda melalui udara.
Cara penularan cacar air ini terjadi ketika lenting pecah dan cairan yang dipenuhi virus menguap ke udara.
Angin akan membawa virus tersebut dengan mudah ke orang di sekitar Anda. Virus cacar air akan masuk ke dalam tubuh saat orang lain menghirup udara yang terkontaminasi ini.
Tidak hanya di luar rumah, penularan melalui udara juga lebih mudah terjadi di ruangan tertutup.
Oleh karena itu, penderita cacar air juga sebisa mungkin menunda beraktivitas dengan orang lain di satu ruangan seperti di kelas, kantor, atau tempat penitipan anak.
- Jangan berikan obat aspirin dan ibuprofen untuk anak yang sakit cacar
Cacar air menunjukkan gejala awal seperti kelelahan, demam, dan pusing. Pada umumnya, berbagai gejala ini dapat diatasi dengan obat pereda nyeri seperti ibuprofen, paracetamol, atau aspirin.
Namun, pantangan yang perlu diperhatikan adalah jangan berikan ibuprofen dan aspirin sebagai obat cacar air untuk meredakan demam dan sakit kepala.
Konsumsi ibuprofen dapat meningkatkan risiko infeksi kulit yang lebih parah.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














