Saksi melihat ada mayat yang tergantung di pohon rambutan dengan posisi leher terikat kain panjang motif batik kemudian disangkutkan pada ranting pohon.

“Korban yang berprofesi sebagai nelayan ini sebelumnya datang ke rumah Keuchik (kepala desa) dan memberi tahu dia sudah bercerai dengan istrinya,” kata Dedy.

BACA JUGA :  Pansus DPRD Kota Bogor Rampungkan Raperda BPBD Tipe A dalam Waktu Satu Bulan

Selama seminggu menghilang, anak korban sempat mencarinya dan belum mendapatkan kabar. Namun hari ini ditemukan tetapi sudah tidak bernyawa.

“Jenazah korban telah dievakuasi PMI Pidie Jaya ke RSUD Pidie Jaya guna dilakukan visum,” ucapnya. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================