
Gejala-gejala yang muncul umumnya adalah bertahan selama 6-10 jam, kemudian akan berulang setiap 2 hari sekali.
- Penyakit malaria berat
Jenis ini merupakan komplikasi dari jenis biasa yang tidak segera ditangani. Umumnya, penyebab dari kondisi ini adalah parasit P. falciparum, meskipun tidak menutup kemungkinan Plasmodium jenis lainnya juga dapat menimbulkan komplikasi.
Pada jenis ini, terjadi proses yang disebut dengan sekuestrasi, yaitu kondisi ketika darah menggumpal dan membuat sumbatan di pembuluh darah.
Apabila pembuluh darah otak tersumbat oleh gumpalan darah tersebut, kemungkinan akan ada efek berupa stroke, kejang, asidosis (peningkatan kadar asam di dalam tubuh), serta anemia berat.
Pada kondisi yang lebih parah, penderita berpotensi mengalami penyakit malaria serebral, yaitu ketika infeksi P. falciparum telah memengaruhi otak. Kondisi ini dapat terjadi kurang dari 2 minggu setelah pertama kali digigit nyamuk, serta diawali dengan demam selama 2-7 hari.
Selain dari tingkat keparahannya, jenis-jenis malaria juga dapat dibagi berdasarkan parasit penyebabnya:
- Malaria ovale atau tertiana ringan: disebabkan oleh P. ovale
- Malaria tropika: disebabkan oleh P. falciparum
- Malaria quartana: disebabkan oleh P. malariae
- Malaria tertiana: disebabkan oleh P. vivax
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















