Padahal tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan kalau cara ini membuat tubuh bayi berkeringat dan menurunkan demamnya.

Sebaliknya, fakta menunjukkan menyelimuti bayi dapat memperburuk kondisi si kecil. Sebab, meningkatnya suhu tubuh dapat membuat demam bayi semakin tinggi.

Sebaiknya, buat bayi merasa nyaman dengan mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Kemudian tempatkan bayi di ruang dengan suhu kamar dan sirkulasi udara yang baik.

Pastikan bayi mendapatkan banyak cairan agar tetap terhidrasi dengan baik agar demam lekas turun.

  1. Memaksa makan banyak

Beberapa orang tua mungkin mengira makan dalam jumlah yang banyak dapat meredakan demam pada bayi. Padahal hal itu tidak benar.

BACA JUGA :  Ngaku Lapar, Badut Jalanan Gasak Dompet PKL Cileungsi 

Sama seperti orang dewasa, bayi juga akan mengalami penurunan selera makan dan kemampuan mengecap saat demam. Apabila dipaksakan makan berlebihan, bayi akan merasa mual dan muntah.

  1. Mengompres dengan es

Saat demam, bayi sebaiknya tidak dikompres dengan air dingin atau es. Merujuk Healthline, mengompres bayi dengan air dingin atau es dapat membuat pori-pori kulit mengecil.

Hal tersebut membuat panas tubuh bayi sulit keluar dan membuat demam jadi bertahan lebih lama. Jika ingin mengompres, Anda bisa menggunakan air hangat atau suam-suam kuku.

  1. Buru-buru memberi obat
BACA JUGA :  Mata Menonjol Bisa Jadi Tanda Penyakit Tiroid, Kenali Gejala dan Risikonya

Demam merupakan respons tubuh untuk melawan infeksi bakteri atau virus sehingga tidak selalu berarti hal yang buruk. Sebaiknya kompres anak dengan air bersuhu ruang yakni sekitar 25-30 derajat Celsius.

Hindari mengompres dengan air dingin sebab dapat membuat bayi kedinginan. Pantau terus suhu tubuh bayi, jika suhunya sudah mencapai 38 derajat Celsius, Anda dapat memberikan obat penurun panas untuk mencegah terjadinya kejang demam atau step.

Itulah sejumlah kesalahan menangani demam pada bayi. Semoga dapat bermanfaat.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================