Morning sickness dinilai sebagai tanda kehamilan yang sehat, dan hal itu normal terjadi pada usia awal kehamilan. Selama mual dan muntah tidak berlebihan dan berlangsung hanya 1-2 kali sehari, maka kondisi ini tidak terlalu dikhawatirkan.

  1. Pertanda janin berkembang

Penelitian lain menunjukkan bahwa morning sickness menandakan janin Anda tumbuh dan berkembang dalam rahim.

Di samping itu, rasa mual menjadi salah satu sinyal terhadap respons janin untuk menghindari zat-zat yang tidak dibutuhkan dalam pertumbuhannya.

BACA JUGA :  Ruben Onsu Ungkap Alasan Hentikan Nafkah untuk Sarwendah Selama 6 Bulan

Dari respons alamiah ini, ibu hamil harus lebih memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Pastikan mengonsumsi makanan yang nutrisinya memang dibutuhkan oleh ibu dan janin.

  1. Risiko keguguran menurun

Dalam jurnal penelitian JAMA Internal Medicine disebutkan bahwa morning sickness menurunkan risiko keguguran sekitar 50 hingga 75 persen.

BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

Apabila tidak mengalami morning sickness sama sekali, hal ini tidak berarti kehamilan Anda rentan terhadap keguguran.

Perlu dipahami, tidak semua ibu hamil merasakan mual muntah. Selama pemeriksaan dari dokter kandungan menunjukkan hasil yang baik, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================