Penyebab lainnya adalah konsumsi kafein berlebih, alkohol, kamar tidur kurang nyaman, atau sedang dilanda rasa gembira berlebihan.

Selain itu, stres, perasaan tertekan, sedih, trauma, insomnia, sampai urusan pekerjaan juga biasanya sangat memengaruhi kualitas tidur.

Sementara itu, ada juga hal lain yang menyebabkan susah tidur dan memungkinkan dialami oleh anak-anak sampai orang dewasa. Di antaranya:

  • Delay sleep phase

Gangguan yang mempengaruhi jam tidur ini disebut sebagai delay sleep phase. Sindrom ini membuat Anda menunda waktu tidur dari jadwal semestinya untuk kegiatan lain.

BACA JUGA :  Nilai Anak Menurun? Ini Sikap yang Sebaiknya Dilakukan Orang Tua

Mungkin saat memasuki jam tidur ada rasa tidak mengantuk. Tapi efeknya, Anda akan tidur cukup lama sampai sulit bangun di pagi hari.

Orang yang mengalami delay sleep phase cenderung mudah mengalami kelelahan saat melakukan kegiatan di siang hari.

  • Sleep apnea

Sleep apnea merupakan suatu kondisi tersumbatnya saluran pernapasan bagian atas. Hal tersebut menyebabkan terjadinya jeda dalam bernapas sepanjang malam, sehingga Anda mudah terbangun.

Kondisi ini juga sering kali membuat orangnya tersedak bahkan ditandai dengan mendengkur selama tertidur.

  • Restless legs syndrome
BACA JUGA :  Perbandingan Mobil Hybrid dan Mobil Listrik: Kelebihan, Kekurangan, dan Pertimbangan Sebelum Membeli

Restless legs syndrome atau sindrom kaki gelisah dapat mengakibatkan susah tidur karena sensasi tidak nyaman pada kaki. Sindrom ini mempunyai gejala pegal-pegal, kebas atau rasa kesemutan sehingga memicu Anda untuk lebih sering menggerakkan kaki.

Gangguan sindrom kaki gelisah dapat dialami anak-anak dan dewasa. Apabila tidak ditangani segera, maka keadaan tersebut dapat memburuk seiring bertambahnya usia.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================