Tumpukan gas yang menyebabkan nyeri perut bagian kiri bawah juga bisa dikarenakan kebiasaan-kebiasaan tertentu, meliputi:

  • Merokok
  • Mengunyah permen karet
  • Konsumsi makanan pemicu gas, seperti brokoli, minuman berkarbonasi, dan kacang-kacangan.

Nyeri perut bagian kiri bawah akibat tumpukan gas biasanya dapat hilang dengan sendirinya dalam 1-3 hari. Anda dapat meredakan gejalanya dengan mengoleskan minyak angin.

Selain akibat tumpukan gas, nyeri perut bagian kiri bawah juga bisa muncul sebagai gejala beberapa masalah pencernaan lain, di antaranya adalah:

  • Penyakit celiac: reaksi kekebalan sistem penceraan terhadap konsumsi gluten atau protein yang terkandung dalam gandum, jelai, dan gandum hitam. Gejala celiac yaitu nyeri perut bagian kiri bawah, kembung, kentut berlebihan, anemia.
  • Penyakit radang usus: peradangan di berbagai area saluran pencernaan. Selain nyeri perut bagian kiri bawah, penyakit ini juga ditandai dengan diare dan darah dalam tinja.
  • Sindrom iritasi usus besar: ditunjukkan dengan kelebihan gas, diare, sembelit, dan nyeri perut bagian kiri bawah
  • Intoleransi laktosa: kondisi ketika sistem pencernaan kekurangan enzim laktase sehingga tidak mampu mencerna gula (laktosa) dalam produk susu. Gejalanya berupa kram perut, kembung, dan diare.
  • Divertikulitis: radang atau infeksi pada satu (bisa beberapa) kantong kecil di saluran pencernaan. Diverkulitis kerap terjadi pada orang berusia 40 tahun ke atas.
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================