BOGOR-TODAY.COM, JABAR – Sebanyak 16 orang remaja diamankan polisi atas kasus dugaan aksi penyerangan terhadap siswa SMK di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Belasan gerombolan bermotor tersebut diduga menganiaya Dandi Muhammad Zaenal, warga Kampung Dungus Purna, RW 10, Desa Galanggang, Kecamatan Batujajar, KBB.

Kanit Reskrim Polsek Padalarang, Ipda Ecep Karniman membenarkan adanya 16 orang yang diamankan pihaknya.

“Ya benar, kami sudah mengamankan sekitar 16 orang yang berkaitan dengan aksi itu (pembacokan siswa SMK di Kota Baru Parahyangan),” katanya, Kamis (17/11/2022).

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Meski begitu pihaknya belum dapat memastikan apakah pelaku yang membacok siswa SMK itu ada di antara orang-orang yang diamankannya atau tidak. Pastinya mereka memang kelompok yang melakukan aksi penyerangan pada Minggu (13/10/2022) dini hari di kawasan Kota Baru Parahyangan.

Saat ini proses pendalaman oleh pihak penyidik masih terus dilakukan kepada mereka semua. Nanti bisa dipastikan siapa yang melakukan penyerangan tersebut. Termasuk dengan motif dan apa yang melatarbelakangi aksi penyerangan kepada korban.

“Masih diperiksa peran dari masing-masing mereka dan siapa yang melakukan pembacokan,” ujarnya.

Disinggung soal apakah mereka termasuk kepada salah satu kelompok geng motor, Ecep mengaku belum bisa memastikan sebab proses pemeriksaan masih berjalan.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

“Mereka semua berkaitan dengan aksi di sana (kota baru), tapi kami belum bisa pastikan apakah mereka anggota kelompok motor tertentu atau bukan,” tuturnya.

Seperti diketahui, akibat aksi penyerangan itu korban yakni Dandi Muhamad Zaenal Mutaqin mengalami luka sobek pada bagian tangan kanan kurang lebih sekitar 10-15 sentimeter.

Luka bekas senjata tajam itu setelah korban dibacok oleh pelaku dengan menggunakan senjata jenis pedang samurai. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================