Gempa yang terjadi di Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur merupakan kawasan dilalui sesar Cimandiri yang aktivitasnya memicu terjadinya gempa. (Foto: Rangga Firmansyah/projectmultatuli.org)

BOGOR-TODAY.COM – Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono menyebutkan, Kabupaten Cianjur dan sekitarnya kerap diguncang gempa sejak dahulu.

Sebab, kawasan tersebut dilalui sesar Cimandiri yang aktivitasnya memicu terjadinya gempa.

“Getaran gempa yang ada di beberapa kawasan ini ternyata memang terdapat sesar aktif yang cukup potensial dan itu bisa memicu terjadinya gempa signifikan seperti kemarin,” kata Daryono dalam tayangan Kompas TV, Selasa (22/11/2022).

Melansir geologi.co.id, sesar Cimandiri merupakan sesar atau patahan geser aktif sepanjang kurang lebih 100 kilometer. Sesar ini memanjang dari muara Sungai Cimandiri di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, lalu mengarah ke timur laut melewati Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Subang.

BACA JUGA :  Bolehkah Kulit Hewan Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukumnya dalam Islam

Daryono mengatakan, gempa bumi di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya yang dampaknya sangat merusak terjadi pada tahun 1844. Kemudian pada 1879, 1910, dan 1912.

Lalu, sejak penggunaan seismograf, tercatat ada beberapa gempa merusak lainnya di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi yakni:

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

2 November 1969: gempa bermagnitudo 5,4 menimbulkan banyak korban dan kerusakan;

26 November 1973: menimbulkan kerusakan;

10 Februari 1982: gempa bermagnitudo 5,5 dengan 7 korban luka dan banyak rumah rusak;

12 Juli 2000: gempa bermagnitudo 5,4 mengakibatkan 1900 rumah rusak;

12 Juni 2011: mengakibatkan 136 rumah rusak;

4 Juni 2012: mengakibatkan 104 rumah rusak;

8 September 2012: mengakibatkan 560 rumah rusak;

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================