Gapura Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di jalur via Putri (Mounture.com/DenChito)

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menyatakan adanya retakan dan longsoran di jalur pendakian Cibodas-Gunung Putri pada Kamis 24 November 2022.

Adanya retakan dan longsoran itu sehubungan dengan terjadinya gempa Cianjur Magnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022 pukul 13.21 WIB, dan sampai saat ini masih terus diikuti gempa susulan.

Melansir gedepangrango.org, BBTNGGP melaksanakan pengecekan jalur pendakian Cibodas-Gunung Putri bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Volunteer Montana, Gede Pangrango Operation (GPO), dan Sdr. Harley Sasta (aktivis pendaki).pada Rabu 23 November 2022.

Baca Juga :  Kantor TIC Situs Gunung Padang Mengalami Kerusakan 5 Persen Akibat Gempa

Hasil dari pengecekan jalur pendakian Cibodas-Gunung Putri

Dok: gedepangrango.org
  1. Kondisi jalur pendakian dari arah Cibodas:
    a. Terdapat 1 (satu) lokasi longsoran (2 titik) di sekitar Cisalada (terlihat dari Gayonggong) dengan lebar 10 meter dan panjang 100 meter
    b. Fasilitas wisata pendakian (bangunan shelter, jembatan, dan toilet) tidak mengalami kerusakan
    c. Shelter air panas ada tembok belah namun diperkirakan sudah ada sebelum terjadi gempa

    Dok: gedepangrango.org

    d. Ditemukan 1 (satu) rombongan pendaki (4 orang) berasal dari daerah Rarahan dan Cianjur Kota dan langsung dihimbau segera turun untuk melapor ke Resat Cibodas
    e. Terdapat informasi dari pendaki adanya retakan di puncak gede tepatnya di geger bibir kawah

    f. Aliran air panas, Pancaweuleuh, Talaga Biru maupun sumber mata air Kandang Badak terpantau normal

  2. Kondisi jalur pendakian dari arah Gunung Putri

    Dok: gedepangrango.org