Iwan Setiawan menerangkan, berdasarkan pengalaman penanganan pasca bencana ini butuh waktu lama tidak hanya 1 tahun bahkan bisa mencapai 2 tahun dengan anggaran yang besar, seperti penanganan bencana alam di Kabupaten Bogor beberapa waktu yang lalu.

“Pengalaman pembangunan rehabilitasi Huntap untuk 3.500 unit dengan anggaran APBD saja tidak cukup, belum lagi jembatan dan jalan hingga ratusan milyar, maka kami libatkan anggaran BNPB, kementerian dan lainnnya karena penanganan pasca bencana ini tidak bisa dilakukan sendiri tetapi harus kolaborasi dan gotong royong dengan semua pihak,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi di Sidang Kasus Chromebook, Tegaskan Tidak Terlibat Kebijakan Pengadaan

Selanjutnya, Asisten Ekbang Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Thoib menyatakan, terima kasih dan rasa syukur karena Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan bersama jajaran Pemkab Bogor bisa hadir langsung di Kabupaten Cianjur.

“Atas nama Pemkab Cianjur kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Bogor beserta seluruh masyarakat yang telah menyampaikan rasa keprihatinan, rasa duka dan kepedulian serta yang terpenting doa untuk kami. Semoga tidak ada bencana gempa lagi di Kabupaten  Cianjur,” ungkap Budi.

Dirinya juga menyampaikan, terima kasih atas kepada Pemkab Bogor yang senantiasa gerak cepat memberikan bantuan sejak awal, mulai dari medis, evakuasi dari BPBD dan Damkar, juga bantuan materil dan non materil.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

“Tentunya bantuan ini insyaallah akan kami sampaikan kepada para korban melalui para camat. Bencana gempa bumi kali ini menghancurkan 16 kecamatan terdampak, karena gempa tektonik ini terjadi hanya 10 Km kedalamannya. Pengungsi ada sekitar 70 ribu.  Mudah-mudahan segala bantuan jadi catatan amal dari Allah SWT,” tukasnya. (*/Gistin)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================