BOGOR-TODAY.COM – Kesehatan pada ibu hamil dan janin adalah hal yang penting. Apalagi jika mengalami anemia, itu tidak boleh disepelekan.

Kadar hemoglobin atau Hb normal ibu hamil idealnya di atas 11 gr/dl. Apabila kadarnya di bawah angka tersebut, ibu hamil disebut mengalami anemia.

Zat besi sangat penting untuk membentuk hemoglobin pada sel darah merah. Hemoglobin berguna untuk mengikat oksigen dan mengangkut oksigen ke seluruh jaringan sel tubuh.

BACA JUGA :  Shafeea Curi Perhatian Saat Tampil di Konser Aldi Taher, Momen Bareng Dul Jaelani Viral di Media Sosial

Apabila tubuh kekurangan hemoglobin, ibu hamil disebut mengalami anemia atau kurang darah.

Dampak anemia pada ibu hamil

Dampak anemia pada ibu hamil yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Memicu mudah lemas, sesak napas, jantung berdebar, susah tidur
  • Membuat daya tahan tubuh melemah, sehingga tubuh ibu saat hamil dan setelah melahirkan rentan terkena infeksi
  • Meningkatkan risiko preeklamsia, pendarahan, dan keguguran
  • Menurunkan fungsi otak setelah persalinan pada ibu
  • Meningkatkan risiko bayi lahir prematur, lahir dengan berat badan rendah, atau lahir meninggal dunia
  • Proses pemulihan setelah persalinan lebih lama dibanding ibu hamil tanpa anemia
BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Tantang Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026

Untuk diketahui, dampak anemia pada ibu hamil tersebut berisiko lebih parah apabila anemia terjadi pada trimester akhir kehamilan.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================