
“Saya merasa terhormat dan bersemangat untuk bekerja sama dengan KADIN dalam menyusun peta jalan ini yang pada akhirnya akan memberikan panduan yang jelas dan pasti kepada bisnis Indonesia tentang cara melaporkan ESG,” ungkp dia.
Peta jalan ini akan membantu mengetahui dengan tepat apa dan bagaimana melaporkan praktik ESG dan bagaimana menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu.
“Pembentukan satuan tugas ini adalah langkah yang jelas ke arah yang benar dan dirinya sangat yakin Indonesia sekarang memiliki kesempatan untuk mendorong Asia Tenggara ke tingkat tanggung jawab ESG yang sama dengan kawasan seperti Eropa utara,” tutupnya.
Sementar itu, Founding Partner AC Ventures dan Wakil Ketia dan Kepala Digital KADIN, Pandu Sjahrir mengatakan, jika Indonesia ingin mencapai tujuan keberlanjutan yang ambisius, maka dibutuhkan praktisi yang paling berbakat dan serius serta pemangku kepentingan terpenting dari perekonomian nasional untuk ambil bagian dalam diskusi.
“Saya telah melihat secara langsung kemampuan Lauren untuk menyederhanakan masalah yang kompleks dan mengubah ide abstrak menjadi rekomendasi kebijakan yang jelas. Saya percaya, Lauren akan menjadi suara berharga yang mewakili investor di gugus tugas KADIN yang berfokus pada ESG,” tutur Pandu.
Lauren bergabung dengan AC Ventures sejak awal tahun ini. Menurut Adrian Li, Founder & Managing Partner AC Ventures, hal ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa Lauren adalah salah satu otoritas terkemuka di bidang ESG dan investasi berkelanjutan.
“Bergabungnya Lauren dengan gugus tugas KADIN menempatkan AC Ventures pada posisi untuk bekerja bahu membahu dengan pemerintah dalam kebijakan yang masuk akal dan akan mendorong bangsa menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil,” paparnya.
Bekerja sama dengan Boston Consulting Group (BCG), AC Ventures baru-baru ini juga menerbitkan laporan dampak berbasis data paling mendalam hingga saat ini pada ekosistem teknologi dan ekonomi digital Indonesia.
Lauren bermitra dengan The Upright Project di Finlandia dan menggunakan platform miliknya untuk mengukur dampak portofolio terhadap lingkungan dan masyarakat. Secara keseluruhan, perusahaan ventura dan portofolionya memberikan hasil di atas rata-rata +37% dibandingkan dengan Nasdaq Small Cap Index +29%. (**)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















