
“Masyarakat terdampak sekitar proyek juga menyampaikan keluhan ke LBH Medan atas debu, kemacetan, terputusnya jaringan pipa air PDAM dan potensi kecelakaan bagi pejalan kaki dari penyempitan jalan pengerjaan proyek,” ungkapnya.
Banyak juga pedagang yang merugi besar karena terpaksa menutup tempat usaha saat dilakukan penggalian dan pengecoran drainase.
“LBH Medan menilai proyek ini terkesan asal dan tanpa pengawasan yang ketat dari Dinas PU Pemko Medan akan potensi dampak yang ditimbulkan terhadap pengguna jalan dan masyarakat sekitar proyek,” ujarnya.
Oleh sebab itu, LBH Medan meminta kepada Pemko Medan untuk segera menyelesaikan proyek dan mengatasi ketidaknyamanan ini. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















