
BOGOR-TODAY.COM, JATENG – Gelombang tinggi lebih dari empat meter disebabkan cuaca buruk, melanda perairan Kota Tegal. Dalam hal itu sedikitnya 15 warung rusak berat, tiga di antaranya yang berada di bibir pantai Pulo Kodok hilang disapu ombak besar.
Gelombang tinggi tersebut memporak-porandakan semua bangunan yang terbuat dari bamboo dan kayu. Sementara bangunan yang tersisi tertimbun material pasir yang terbawa ombak besar. Cuaca buruk melanda pesisir pantai Kota Tegal sejak beberapa hari lalu.
Gelombang tinggi yang menerjang kawasan objek wisata pantai Pulo Kodok merupakan ketiga kalinya yang terjadi dalam sepekan ini. Hal itu dikatakan Pengelola wisata pantai Pulo Kodok, Kasiran.
“Akibat robohnya belasan warung di objek wisata pantai Pulo Kodok, 45 orang harus kehilangan pekerjaan, mulai dari para pemilik warung hingga tukang parkir. Total kerugian material akibat kerusakan 15 warung ditaksir mencapai Rp80 juta,” katanya, Senin (2/1/2023).
Pengelola objek wisata pantai Pulo Kodok telah melaporkan kejadian tersebut ke Pemkot Tegal, namun sejauh ini belum ada tindakan upaya perbaikan fasilitas yang rusak.
Sejumlah pemilik warung terpaksa merelokasi secara mandiri tanpa bantuan pemerintah. Akibat gelombang tinggi jumlah wisatawan pun menurun drastis hingga 85 persen dibanding sebelumnya. (net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















