“Alhamdulilah kasus campak sudah kita temukan lagi, semua kita bisa atasi melalui optimalisasi pemberian imunisasi campak terhadap Balita dan anak usia 9-59 bulan. Bahkan dari target 90% kita sudah bisa melampaui target sebesar 95% atau dari 1 juta Balita sebanyak 950 ribu anak sudah mendapatkan imunisasi campak,” ungkap Sekdinkes.

Lanjut Sekdinkes mengajak kepada seluruh masyarakat, selain aktif memberikan imunisasi lengkap terhadap Balita dan anak, juga diminta untuk senantiasa menjaga asupan gizi anak dengan baik.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

“Karena campak dapat menyerang semua umur dirinya juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan imunitas dengan cara pola hidup sehat dan bersih serta rajin melakukan olahraga. Kita tidak perlu panik dan khawatir bahwa penyakit campak bisa diatasi dengan cara imunisasi dan peningkatan daya tahan tubuh dengan gizi yang seimbang,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Bahkan dirinya terbuka jika masyarakat menemukan kasus campak segera laporkan ke Fasilitas Kesehatan terdekat juga ke Dinas Kesehatan sehingga apabila ada kasus dapat segera ditangani dengan maksimal untuk mencegah terjadinya kasus luar biasa, dan penyebaran virus dapat segera dihentikan. (*/Gistin)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================