
*Masa kerja
235 hari kalender
*Pengerjaan
1 Mei 2023
*Target Rampung
8 Desember 2023
Output
*Kemacetan karena bottle-neck berkurang
*Jembatan Otista baru bakal memiliki 4 lajur, jalur pedestrian, termasuk jalur Trem
*Dampak Pembangunan Otista:
– Pedagang tak terdampak pembangunan, kehilangan pembeli
– Pedagang terdampak pembangunan, terancam tergusur
– Jangkauan wisata ke Suryakencana lebih jauh
– Kemacetan pada ruas-ruas jalan lain
– Menghambat mobilitas masyarakat
– 14 Trayek angkot dan 2 koridor Biskita Transpakuan berubah
– Dua pipa besar Peumda Tirta Pakuan ikut dibongkar
– Aliran air di zona 3 terganggu selama beberapa jam akibat pengalihan ke zona 4
Pengalihan Arus
Titik asal:
Terminal Baranangsiang
Tujuan:
- Mal BTM
- Jalan Suryakencana
- Jalan Ir H Djuanda
Rute:
- Via Sukasari – belok kanan ke Jalan Siliwangi – belok kiri di seberang PDAM ke arah Lawang Gintung – lurus menuju Jalan Pahlawan – Empang – Mal BTM.
- Via Sukasari – belok kanan ke Jalan Siliwangi – belok kiri di seberang PDAM ke arah Lawang Gintung –
belok kanan menuju Jalan Batutulis (NV Sidik/ Simpang Ahoy), kemudian belok kiri ke Jalan Suryakencana.
- Via Sukasari – belok kanan ke Jalan Siliwangi – belok kiri di seberang PDAM ke arah Lawang Gintung – lurus menuju Jalan Pahlawan – Empang – Mal BTM – Belok kiri ke Ir H Djuanda.
Titik asal:
Terminal Baranangsiang
Tujuan:
Plaza Jambu Dua
Rute:
-Belok kanan menuju Tugu Kujang lurus menuju Jalan Pajajaran – Plaza Jambu Dua.
Keterangan:
-Traffic light Tugu Kujang diaktifkan kembali
-Simpang RS PMI tetap bisa keluar masuk
-Perubahan arus Jalan Malabar 1 dan Malabar 2. Jalan Malabar 1 yang semula keluar, menjadi arah masuk. Malabar 2 yang semula masuk menjadi keluar.
-Tak ada pengalihan arus di Jalan Ahmad Yani, Jalan Pemuda, Jenderal Sudirman, dan Jalan Jalak Harupat.
(*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















