
BOGOR-TODAY.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah Nusa Tenggara Timur atau Dekranasda Provinsi NTT menyiapkan produk lokal berupa kemeja berbahan dasar kain tenun Manggarai Barat untuk para peserta KTT ASEAN 2023.
Diketahui, pada KTT ASEAN 2023 kali ini Indonesia diberikan mandat untuk menjadi tuan rumah.
KTT ASEAN 2023 digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, pada tanggal 9-11 April 2023.
Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan dan mengirimkan kemeja kain tenun khas UMKM Kecamatan Lembor, NTT ke Istana Negara.
Menurutnya, motif yang digunakan adalah mata manuk atau mata ayam yang merupakan khas Tenun Manggarai Barat.
Untuk warna dan model kain tenun tersebut, kata Julie, Presiden Joko Widodo sendiri yang akan menentukan pilihannya.
Bukan saja kemeja, Dekranasda Provinsi NTT juga sudah menyiapkan selendang yang nantinya bakal digunakan oleh para pasangan kepala negara atau ibu negara.
Dengan demikian, Julie mengaku bangga lantaran produk tenun khas NTT, khususnya Manggarai Barat, dipercaya untuk digunakan oleh para kepala negara dan istri.
Julie berharap dengan memperkenalkan produk tenun ini kepada para peserta KTT ASEAN dapat menjadi ajang promosi kekayaan intelektual tenun khas NTT.
“Kita harus bangga karena produk kita akan dipakai oleh kepala negara ASEAN nanti,” tuntasnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan bahwa Indonesia yang merupakan pemegang keketuaan KTT ASEAN, berupaya untuk mengakhiri perbedaan-perbedaan pandangan dan posisi yang terjadi di Myanmar.
Hal itu dikatakannya selepas mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo terkait persiapan penyelenggaraan KTT ASEAN, di Istana Kepresidenan Jakarta, belum lama ini.
Retno menyebut bahwa konflik yang terjadi di Myanmar memang sulit, namun dengan adanya KTT ASEAN 2023 ini, Indonesia bakal mencoba membangun komunikasi dengan pihak militer Myanmar dan beberapa partai politik Myanmar.
“Berdasarkan keputusan KTT sebelumnya, Myanmar akan diundang dalam KTT ASEAN 2023 pada level non-political repsentative karena konflik yang masih terjadi di negara tersebut,” kata Retno.
Sebagai infrormasi, pemerintah Indonesia kini tengah melakukan beragam persiapan di lokasi yang akan menjadi venue KTT ASEAN 2023.
Sebelumnya diberitakan bahwa Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM akan dilibatkan dalam penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Loka POM Manggarai Barat Andirusmin Nuryadin menyampaikan BPOM bertugas untuk mengawasi dan mengamankan delapan jenis makanan yang akan dihidangkan bagi Presiden dan Wakil Presiden juga para tamu negara yang akan hadir di KTT ASEAN 2023.
Menurutnya, food security (sistem pengawasan) terhadap hidangan para kepala negara dilakukan melalui pengujian makanan dan berkoordinasi dengan paspampres (Pasukan Penagamanan Presiden) tiga jam sebelum kegiatan dimulai.
“Jika sampel makanan yang diuji dinyatakan aman dari jenis kandungan berbahaya, maka makanan dapat dihidangkan,” kata Andirusmin Nuryadin dalam siaran persnya yang dikutip timetoday.id, Sabtu 29 April 2023. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















