“Mungkin ada baut pengikat rangka jembatan yang patah sehingga ambruk,” ucapnya.

Kepala Desa Kupu, Miftah mengaku kecewa dengan pihak operator ekskavator yang tetap nekat melintas jembatan darurat tersebut.

“Sudah dikasih tahu jangan lewat jembatan bailey, tapi nekat lewat,” ucapnya.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

Hingga Minggu malam, ekskavator belum dievakuasi pihak terkait.

Akibat ambruknya jembatan darurat tersebut warga yang akan beraktivitas baik menuju sekolah, pasar tradisional, puskesmas hingga kantor pemerintahan harus memutar ke desa lain sejauh dua kilometer. ***

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================