Pemkot dan Kejari Monitoring Bersama Proyek Strategis di Kota Bogor

“Ada berapa proyek proyek kita itu yang kita minta pendampingan ataupun Walpam (pengawalan dan pengamanan) ke teman-teman kejaksaan untuk proyek strategis Kota Bogor,” katanya.

Di PUPR lanjut Rena, ada 7 proyek strategis yang dilakukan Walpam dan pendampingan di beberapa proyek lainnya.

Saat ini sampai Minggu ke 14 capaian Pembangunan Jembatan Otista sudah mencapai 24,99 persen dengan deviasi positif sebesar 3 persen.

Capaian positif juga terlihat pada progres pembangunan Masjid Agung Kota Bogor yang sudah mencapai 23 persen atau deviasi sebesar 3 persen.

BACA JUGA :  7 Minuman Sebelum Tidur yang Ampuh Membakar Lemak

Tinjauan Masjid Agung Kota Bogor dilakukan di beberapa titik, diantaranya area pembangunan menara, lantai dan dan lantai dasar.

“Iya jadi kita sampaikan nanti akan ada menara diameter menara itu sekitar 16 meter, tinggi menara yang diizinkan oleh pihak istana dan ATS itu sekitar 51 meter. Nanti ada lift di sana, kapasitas lift nya bisa sampai 24 orang,” ujarnya.

Dalam monitoring ini Kajari dan Wali Kota Bogor konsen melihat perkembangan pembangunan menara.

Hal itu dikarenakan pembangunan menara dilakukan dengan pembangunan struktur sehingga bisa dilakukan akselerasi dan dikerjakan dengan baik sesuai aturan dan target capaian.

BACA JUGA :  Kenali Sejak Dini: Ini 7 Jenis Gangguan Mental yang Paling Umum Terjadi

“Yang jelas kita tetap untuk pengawasan dan kontrol di lapangan kita sudah bagi tim, kita sudah minta bantuan juga teman-teman APH (aparat penegak hukum) jadi kita kontrol bersama. Jadi kerja sama dari pihak ketiganya juga sangat penting untuk akselerasi, bisa cepat tepat waktu. Syukur-syukur bisa lebih cepat dari target,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================