Meriahnya Hari Anak Nasional di Kota Bogor

“Hidup itu seni untuk menempatkan diri, hidup itu berkawan sebanyak-banyaknya, melatih berkomunikasi dan kemampuan hubungan sosial. Hidup itu indah sekali, jauh lebih indah daripada layar gadget, dunia ini tidak selebar layar gadget, indahnya luar biasa. Jangan sia-siakan waktu dan hidup kalian hanya melototin layar gadget atau HP. Dengan bersosialisasi dan cinta alam, Insya allah kalian akan menjadi anak-anak yang tangguh,” tutur Bima Arya

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian saat sambutan menyebutkan, rumah merupakan pusat perlindungan bagi anak-anak.

Yane menuturkan dari rumahlah keluar karakter anak-anak yang sesungguhnya. Jika orang tua terbiasa menggunakan kata-kata yang tidak baik terhadap anaknya, pada awal si anak akan kaget namun kelamaan akan terbiasa. Artinya keluarga itu melahirkan anak-anak yang terbiasa mendengarkan kata-kata yang tidak baik. Dampak kedua adalah anak tersebut akan menularkan kata-kata yang tidak baik kepada teman-temannya.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

“Kalau ayah bunda terbiasa mengeluarkan kata-kata tidak baik, akan terbiasa bagi anak-anaknya dan menularkan kepada teman-temannya yang pada akhirnya mereka anggap sebagai bullying karena tidak terbiasa dengan perkataan tersebut,” ungkap Bunda PAUD Kota Bogor ini.

Kekerasan terhadap anak ada tiga, yaitu fisik bisa berupa pukulan atau sesuatu yang menyentuh tubuh, verbal berupa kata-kata tidak baik yang dikeluarkan dan kekerasan seksual. Setiap anak harus bisa membedakan dan melindungi diri agar jangan ada satu orang pun yang melakukan kekerasan terhadap dirinya.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

“Kolaborasi orang tua, tenaga pendidik dan pemerintah sebagai bapak dari anak-anak harus saling bersinergi dan saling berjejaring agar anak-anak terlindungi. Jika terjadi harus dilaporkan kepada pihak-pihak yang berhak mendapatkan laporan tersebut dan berhak menanganinya. Pengaruh penggunaan gadget oleh anak jangan disepelekan karena bisa mempengaruhi emosi anak,” kata Yane.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================