Kabupaten Bogor krisis air bersih
Penyaluran air bersih di wilayah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM – Memasuki musim kemarau, Kabupaten Bogor krisis air bersih lantaran dilanda kekeringan di sejumlah wilayah.

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat menyalurkan air bersih sebanyak 210.000 liter air kepada tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor.

Plt Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Cecep Dais mengatakan, penyaluran air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan sudah dilakukan sejak bulan Juni 2023.

“Datanya dari bulan Juni sudah ada, cuma gak terus-terusan. Sampai hari kemarin itu sudah 210.000 liter,” ucap Cecep Dais kepada bogor-today.com, Rabu (2/8/2023).

BACA JUGA :  Tidak Semua Orang Cocok Makan Bayam, Ini Kelompok yang Perlu Berhati-hati

Tujuh Kecamatan itu, kata dia, yakni Kecamatan Nanggung, Jasinga, Cijeruk, Cibungbulang, Jonggol, Cisarua dan Rancabungur.

Ia mengaku, Kabupaten Bogor belum memasuki tahap darurat bencana kekeringan. Namun, pihaknya tetap mengantisipasi dengan menyalurkan air bersih ke setiap wilayah yang membutuhkan.

“Sebenarnya saat ini masih situasional, kita menanganinya jika ada permintaan saja. Jadi saat ini belum ada kondisi darurat bencana kekeringan,” jelas dia.

Cecep menyebut, BPBD Kabupaten Bogor menerima banyak permintaan air bersih. Per hari ini, lanjut dia, pihaknya akan mengirimkan air bersih di tiga Kecamatan di antaranya adalah, Kecamatan Rancabungur, Cisarua dan, Kecamatan Nanggung.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

“Memang untuk beberapa hari ini agak meningkat permintaannya karena sekarang juga sudah memasuki musim kemarau juga. Untuk hari ini kita penyalurannya di tiga Kecamatan,” pungkasnya.

Disamping itu, dirinya membeberkan bahwa, permintaan air bersih yang paling banyak ini terdapat di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor

“Permintaan paling banyak itu di jasinga, ada tiga desa,” tuturnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================