Makan Nasi Kotak Acara Santunan, Belasan Warga Tasikmalaya Diduga Keracunan

Makan Nasi Kotak Acara Santunan, Belasan Warga Tasikmalaya Diduga Keracunan

BOGOR-TODAY.COM – Usai menyantap makanan dari acara hajatan sunatan missal dan santunan anak yatim, belasan warga Dusun Talagasari, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), diduga keracunan. Mereka mengeluhkan muntah, mual dan diare hingga harus dilarikan ke puskesmas, Rabu (2/8/2023).

Berdasarkan keterangan para korban mereka mulai mual usai memakan nasi kotak berisi olahan daging, sayuran dan mi goreng. Hal itu dikatakan Kepala Puskesmas (Kapus) Karangnunggal, Dadan Kusnanto.

Dari informasi yang dihimpun, beberapa korban mengaku sudah mencium bau amis pada daging. Jadi dugaan sementara penyebab keracunan yakni olahan daging.

BACA JUGA :  iOS 27 Bawa Banyak Pembaruan: Apple Maps hingga Apple Music Ditingkatkan dengan AI dan Fitur Baru

“Katanya (korban) daging ini agak bau anyir (amis) itu dugaan sementara. Tapi sampel makanannya sudah dikirim,” kata Dadan, Rabu malam (2/8/2023).

Namun, pihak puskesmas belum bisa memastikan apakah daging tersebut penyebab keracaunan. Petugas masih menunggu hasil laboratorium kesehatan (labkes).

Hingga Rabu malam ini pihak puskesmas mencatat jumlah korban sebanyak 17 orang. Rinciannya, empat orang bergejala ringan, sembilan gejala berat hingga harus dilakukan rawat inap satu pasien masih dilakukan observasi. Sementara tiga pasien sudah diperbolehkan pulang.

BACA JUGA :  Blueberry dan Kesehatan Tulang: Benarkah Dapat Membantu Mencegah Osteoporosis?

“Totalnya ada 17 orang yang masuk ke puskesmas. Ada yang rawat inap empat orang,” ujarnya.

Hingga saat ini, petugas gabungan dari puskesmas, TNI Polri dan pihak kecamatan Karangnunggal masih melakukan pelacakan dan pendataan. Dikhawatirkan jumlah korban bertambah.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================