
Lebih lanjut Herman menyampaikan bahwa ketika insiden tersebut terjadi, operasional penerbangan di Bandara Kenyam sempat ditutup. Tapi saat ini penerbangan telah kembali dibuka, setelah pesawat ditarik ke Apron.
“Saat ini, pesawat sudah bisa ditarik ke Apron dan bandara dapat difungsikan kembali,” tuturnya.
Disebutkan bahwa pesawat Smart Air tersebut melakukan penerbangan dalam misi sosial kemanusiaan.
Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Sementara pesawat itu dipiloti oleh Herland Rumpoko. Sedangkan Aris Kurniawan sebagai engineer.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News















