Diajang Pemilihan Mojang Jajaka, Bima Arya Sampaikan Konsep Menjadi Pemimpin Transformasional

Maka itu, Bima Arya menyampaikan bahwa setiap hari itu dirinya selalu menyempatkan untuk membaca.

“Setiap minggu beli buku dan konsistensi itu hal yang utama karena konsistensi itu melahirkan trust, mau jadi apapun harus konsisten,” katanya.

Mengenai konsistensi, Bima Arya menyampaikan bahwa manusia adalah gudang khilaf dan salah, sehingga tidak bisa merasa paling benar.

“Jadi pemimpin itu harus siap diingatkan,  malapetaka bagi seorang pemimpin ketika tidak ada yang bisa mengingatkan, dia akan tersesat akan jatuh. Karena jadi pemimpin itu harus membuka ruang, supaya orang bisa selalu mengingatkan. Tidak ada yang tidak khilaf, pasti semua ada khilafnya, sehingga harus terus diingatkan, diberi tahu agar tidak kebablasan,” katanya.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Dihadapan Moka, Bima Arya juga menegaskan bahwa anak muda harus memiliki cita-cita yang tinggi.

“Tembakan ke bulan walaupun meleset akan jatuh ke bintang, jadi kalau punya cita-cita nggak usah tanggung, tinggi sekalian, kalau meleset ya seputar itu,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan, kegiatan talkshow ini diikuti oleh 100 Semifinalis Mojang jajaka Kota Bogor.

“Kegiatan pelaksanaan pasanggiri ini merupakan momen akang teteh harus menggali seluruh potensi, keindahan dan kearifan lokal yang terkandung dalam kebudayaan dan pariwisata Kota Bogor,” katanya.

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Ke depan peserta Moka akan menjadi duta untuk mempromosikan dan memperkenalkan pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan Kota Bogor.

Mojang jajaka adalah sarana untuk memperkenalkan serta melestarikan budaya nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur kita. Sesuai temanya, pasanggiri tahun ini adalah tunas bangsa rumawat budaya. Jadi akang teteh sebagai generasi muda yang harus bisa merawat seluruh budaya, pariwisata yang sudah ada dan menggali potensi yang ada,” jelasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================