Malang, Bayi Perempuan Ditemukan di Halte Pangkep, Ada Nama serta Surat Wasiat

Malang, Bayi Perempuan Ditemukan di Halte Pangkep, Ada Nama serta Surat Wasiat

BOGOR-TODAY.COM – Telah ditenukan sesosok bayi perempuan dengan kondisi hidup di halte angkutan umum hingga menggegerkan warga Kabupaten Pangkep (Pangkajene dan Kepulauan), Sulawesi Selatan, Senin (7/8/2023).

Diperkirakan, bayi yang masih merah ini berusia empat hari sengaja ditanggalkan oleh orang tuanya.

Bayi perempuan tersebut ditemukan dalam posisi terbungkus tas kain berwarna hitam dan selimut putih tersebut lengkap dengan susu bayi, tisu basah dan pakaian bayi, serta gelang yang dikenakan bayi dan beberapa surat wasiat yang ditinggalkan orang tua bayi.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Dari surat yang ditinggalkan bersama dengan bayi tersebut, orang tua sengaja menyimpan bayinya agar ditemukan orang lain untuk merawatnya karena faktor ekonomi. Demikian dikatakan Penemu bayi, Nursanti.

Bayi ini diberi nama Shiren Viona. Nama bayi ini berdasarkan dari catatan surat yang ditinggalkan orang tuanya,” kata Nursanti.

Bayi malang tersebut ditemukan Nursanti bersama temannya saat sedang beristirahat di halte angkutan umum Kalibone, Jalan Poros Makassar Pare-Pare.

Saat itu, Nursanti baru saja berkendara dari Makassar dan kemudian tidak sengaja menemukan bayi tersebut.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

“Kami berdua naik motor dari Makassar terus istirahat di halte. Tiba-tiba, saya mendengar suara tangisan bayi dari dalam tas di kursi halte,” kata Nursanti.

Petugas masih menyelidiki kasus bayi tersebut yang ditemukan di halte angkutan umum. Hal itu dikatakan Kapolsek Minasatene, AKP Mukhlis.

Saat ini, bayi tersebut dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Batara Siang, Pangkep, untuk diperiksa kesehatannya.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================