SDN 1 Jenggala
Beratap Daun Kelapa, Puluhan Siswa SDN 1 Jenggala NTB Belajar di Gubuk Bambu. Foto : beritasatu.com

BOGOR-TODAY.COM – Beratap daun kelapa, puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri atau SDN 1 Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) belajar belajar di gubuk bambu.

Mereka terpaksa belajar di ruang tidak layak tersebut karena gedung sekolah mereka hancur pasca gempa yang terjadi lima tahun silam tetapi hingga saat ini tak kunjung diperbaiki.

Melansir beritasatu.com, Kamis (9/8/2023) salah seorang guru SDN 1 Jenggala Eko Adrian mengatakan pasca gempa, tepatnya tahun 2019, sekolahnya hanya mendapatkan dua lokal ruangan yang di bangun. Namun, karena jumlah siswa yang cukup banyak sehingga pihak sekolah bersama masyarakat membangun ruang sekolah dengan bedek bamboo atau pagar bambu.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Rotasi 32 Pejabat, Kursi Kosong Akan Diisi Lewat Open Bidding

“Cuman dibangunkan dua lokal dari Rumah Instan Sehat Sederhana (Risha) itu, akhirnya yang lain kita pikirkan kita undanglah orang tua semua orang wali itu, kita ajak untuk diskusi akhirnya kita sepakat gedung (bedek bambu),” ungkapnya.

Lebih lanjut Eko menuturkan, karena masih minimnya ruang kelas, sementara siswa banyak, mulai kelas satu hingga kelas enam, membuat pihak sekolah dan orang tua siswa, bersama-sama membangun ruang kelas untuk anak-anak mereka, demi untuk belajar.

BACA JUGA :  Kepribadian Seseorang Bisa Terlihat dari Cuaca Favoritnya, Benarkah?

“Bahkan uangnya pun dari mereka, kita bersama-sama, kita dari dana bantuan operasi sekolah (BOS) pokoknya secara swadaya begitu, ini usianya dari 2019 hingga 2023 sekitar lima tahun,” tuturnya.

Selain itu, pihak sekolah sebelumnya telah memprediksi, ruang kelas dari bedek bambu itu, akan membuat kondisi belajar para siswa tidak efektif, terlebih kondisi ruang kelas mereka jauh dari kata layak.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================