BOGOR-TODAY.COM – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor untuk turun langsung menuntaskan kasus bayi tertukar yang dialami oleh pasangan suami istri (pasutri) Siti Mauliah dan Muhamad Tabrani.
“Nanti saya perintahkan bu kadinkes untuk menyelesaikan permasalahan yang luar biasa ini,” kata Iwan Setiawan kepada bogor-today.com, Sabtu (12/8/2023).
Kendati belum mendapatkan laporan secara resmi, Iwan berharap masalah kasus bayi tertukar itu dapat segera mendapatkan titik terang.
“Saya masih belum ada laporan resmi dari dinkes, mungkin secepatnya akan kami selesaikan karena harus ada solusi,” ungkap Iwan.
Ia juga mengingatkan agar kejadian tersebut bisa dijadikan pembelajaran, disamping kelalaian atas perbuatan Rumah Sakit (RS) Sentosa hingga menimbulkan kegaduhan.
“Ini kelalaian dari teman-teman di rumah sakit, semoga tidak akan ada kejadian serupa lagi,” tandas dia.
Kronologis Kejadian
Sebelumnya, peristiwa tersebut berawal pada saat Mauliah melahirkan di Rumah Sakit Sentosa Bogor. Bayi Mauliah tertukar di Rumah Sakit Sentosa Bogor saat dirinya hendak pulang.
“Jadi tahun lalu, 18 Juli 2022, klien saya melahirkan secara cesar di RS Sentosa Bogor. Hari pertama masih menyusui anak aslinya,” kata kuasa Hukum Siti Mauliah, Rusdy Ridho dari law firma SIMA, Kamis (10/8/2023 lalu.
Di hari kedua, lanjut dia, Mauliah merasa ada sesuatu yang janggal saat menyusui bayi yang digendongnya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















