
Bayi tersebut diduga baru dua jam dilahirkan sebelum ditemukan warga lantaran ari-ari atau plasenta terlihat baru dipotong paksa tanpa menggunakan alat medis. Hal itu dikatakan Kepala Desa Kedungrejo, Slamet Riyadi.
“Saat ini, bayi itu sudah dirawat di puskesmas. Kondisinya sedah,” ucapnya.
Dia menambahkan, kasus penemuan bayi itu kini ditangani Polres Bojonegoro dengan memburu orang tua yang tega membuang bayi tersebut.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














