BOGOR-TODAY.COMJembatan Perawang yang menghubungkan antar beberapa desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti dilaporkan ambruk, Senin (14/8/2023) malam.

Ambruknya jembatan sepanjang 70 meter diduga akibat tiang pancang baja yang telah keropos. Sebab, jembatan itu sebelumnya sudah mengalami kerusakan pada pondasi dan struktur bangunan.

Melansir cakaplah.com, Selasa (15/8/2023) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, M Arief Setiawan membenarkan apabila Jembatan Perawang di kabupaten setempat ambruk.

“Jembatan itu roboh karena pondasi tiang pancang dari baja berkarat karena kena air payau sehingga keropos dan patah,” kata Arief.

BACA JUGA :  Kenali Sejak Dini: Ini 7 Jenis Gangguan Mental yang Paling Umum Terjadi

Sebelum jembatan itu roboh, sambung Arief pihaknya mengaku telah menurunkan tim untuk melakukan survei kondisi jembatan tersebut pekan lalu.

“Setelah tim turun, sebetulnya sekarang kita sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) perbaikan jembatan, dan direncanakan perbaikan akan dilakukan paling lama tahun 2024, namun sebelum jembatan diperbaiki sudah roboh duluan,” tuturnya..

Atas kondisi itu, Arief menyatakan, Gubernur Riau telah menginstruksikan Dinas PUPR-PKPP Riau melalui UPT Jalan dan Jembatan untuk membuat dermaga penyeberangan sampai jembatan selesai diperbaiki.

BACA JUGA :  Sensus Ekonomi 2026 di Kota Bogor Dimulai

“Pak Gubernur sudah memerintah kita untuk membuat dermaga penyeberangan agar arus barang dan orang di daerah itu tidak terputus. Hari ini tim sudah turun ke sana, maksimal besok sudah bisa dibuat dermaganya,” tukasnya.

Untuk diketahui, jembatan tersebut dibangun oleh Kabupaten Bengkalis dahulunya sebelum pemekaran, saat ini jembatan berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Namun pada tahun 2017 ruas jalan berserta jembatannya di serahkan ke provinsi. Maka saat ini jembatan itu merupakan kewenangan Pemprov Riau. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================