
“Penemuan korban berawal saat ada warga yang mendengar suara benturan keras, lalu warga melihat ada mobil pikap jenis L300 hanyut terbawa arus sungai yang sangat deras,” ujar Desyu.
Dia mengatakan, warga lantas menelusuri sepanjang Sungai Palo Banda dan melihat mobil pikap yang ditumpangi kedua korban tersangkut di bawah jembatan.
“Jenazah korban dievakuasi menggunakan perahu rafting lalu dibawa ke jembatan Muaro Kandang sebelum dibawa ke rumah duka,” tuturnya.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















