Nyi Ageng Serang, Pemimpin Pasukan 500 Orang Perempuan Pejuang Lawan Belanda, Ini Dia Kisahnya

Konon dia dikenal memiliki kecerdasan dengan tingkat tinggi. Dengan siasat yang luar biasa, dia menjadi otak dari serangan atas komunitas Tionghoa di Ngawi pada 17 September 1826.

Pusat pertahanan Raden Ayu Yudokusumo berada di Muneng, kabupaten suaminya yang berada di timur Kali Madiun. Dia kemudian turut bergabung dengan pasukan Raden Sosrodilogo di Jipang Rajekwesi antara November 1827 dan Maret 1828.

BACA JUGA :  Belanda Tampil Superior, Swedia Dibungkam 5-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Di Ngawi dan pos cukai terdekat di Kudur Brubuh, Bengawan Solo, seorang perempuan peranakan berperan penting dalam membentuk pasukan keamanan setempat menyusul manuver Raden Ayu Yudokusumo.

Para wanita di desa-desa sekitar Yogyakarta juga konon telah menyiapkan bubuk mesiu untuk bersiap menghadapi musuh. Para perempuan juga membawa barang berharga ke medan laga dengan mengenakan seragam tempur seperti pria.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80 Persen, Jaecoo J5 Pimpin Pasar

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================