
Anak kedua dari tiga bersaudara itu juga mencerikan suka dukanya selama berlatih dan akhirnya bisa mengibarkan sang merah putih di Lapangan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Saya senang kalau kita salah kita dibilangin dan kita diarahkan. Kemudian ada sanksi seperti push up, dari push up itu kita bisa berpikir jernih dan lebih jauh. Oh ternyata kesalahan kita di sini jadi bisa lebih berkembang dan maju pikirannya,” kisahnya.
Sementara itu, ayahanda Zuleyka Athaya Bilqis mengatakan bahwa, anaknya itu merupakan sosok yang pendiam dan penurut di rumah.
Ia menyebut, sempat risau pada saat Zuleyka terpilih menjadi Paskibraka Kabupaten Bogor tahun 2023. Kendati demikian, Zuleyka mampu membuktikannya dan membuat kedua orang tuanya bangga.
“Anaknya sedikit pendiam tidak terlalu banyak bicara termasuk penurut dan saya juga sempat ragu waktu jadi Paskibraka apakah anak ini mampu, tapi alhamdullilah semuanya bisa dilaksanakan dengan baik,” ungkapnya.
“Sangat bangga pastinya, tidak bisa dibicarakan artinya susah dijelaskan,” tambah dia.***
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















