BOGOR-TODAY.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada soal ancaman bencana peralihan musim.

Pasalnya dalam beberapa bulan ke depan peralihan musim akan terjadi dari musim kemarau ke penghujan. Oleh karena itu, hal tersebut perlu diperhatikan untuk mengantisipasinya sedini mungkin.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bogor, Asep Sulaeman mengatakan, pihaknya telah membuat surat edaran agar siap siaga dalam penanganan bencana.

BACA JUGA :  Karier Tak Kunjung Naik? Bisa Jadi 7 Kebiasaan Ini Diam-Diam Menghambat Kesuksesan Anda

“Kita membuatkan surat edaran terkait kesiapsiagaan bencana di daerah masing-masing. Kita juga sudah membuat Destana (Desa tanggap bencana), melalui program-program itu kita sampaikan ke masyarakat,” kata Asep, Senin (28/8/2023).

Menurutnya, ketika di musim kemarau tanah yang retak akibat kekeringan akan membuat struktur tanah tidak stabil, sehingga perlu diantisipasi pada saat musim penghujan tiba.

“Emang ketika tanah-tanah kita sudah banyak merekah karena musim kering, intensitas air masuk itu akan membuat tidak stabil, itu yang perlu diwaspadai,” papar dia.

BACA JUGA :  Jaro Ade Tegaskan Komitmen Pemkab Bogor Perluas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Dengan demikian, ia meminta agar pada para kepala desa dapat mengantisipasi ancaman-ancaman bencana alam di wilayah yang rentan terjadi bencana.

“Nah, ini karena menyangkut masalah tadi, lempung ini kalau kena panas memuai, jadi daerah-daerah yang terjadi longsor itu kita minta kepada aparat desa untuk waspada,” jelasnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================