Nurodin yang akrab disapa Jaro Peloy juga menyoroti pemenangan proyek pekerjaan karena penawaran harga lelang pekerjaan insfrastruktur hingga lebih dari 10 persen atau bahkan 15 persen.

Jangan hanya melihat tawaran harga termurah, lalu dimenangkan tetapi Pokja Pengadaan Lelang Barang Jasa juga harus mempertimbangkan apakah harga murah tersebut logis, jangan sampai proyek yang dimenangkan dengan harga termurah tersebut ditinggalkan lalu menjadi temuan BPK-RI Perwakilan Jawa Barat seperti tahun sebelumnya,” ungkap Jaro Peloy.

BACA JUGA :  Mengapa Penumpang Pesawat Tidak Boleh Pindah Kursi Sembarangan? Ini 7 Alasan Pentingnya

Ia juga meminta proyek yang sudah dimenangkan penyedia jasa yang sudah berkontrak, untuk segera dikerjakan oleh penyedia jasa.

“Tolong penyedia jasa memikirkan hak masyarakat yang merindukan insfrastruktur jalan maupun jembatan yang baik, lekas dikerjakan dan dijaga kualitasnya,” pintanya

BACA JUGA :  Pemkab dan Pemkot Bogor Sinergi Matangkan Persiapan Pembangunan PSEL dan BBMT di Galuga

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================