BOGOR-TODAY.COM – Sebuah video berdurasi 28 detik yang menampilkan aksi perundungan atau intimidasi beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan WhatsApp.
Pantauan bogor-today.com, Sabtu, (9/9/2023), terlihat seorang siswi berkerudung yang sedang duduk dengan kepala tertunduk. Di sekitarnya, ada tiga teman laki-lakinya yang secara bergantian melakukan tindakan kekerasan.
Pada awalnya, seorang pelajar pria memukul kepala korban. Namun, siswi tersebut hanya bisa menundukkan wajahnya ke meja sambil menangis.
Tidak berhenti di situ, pelajar lain datang dan melakukan tindakan serupa. Tendangan dan pukulan mengenai tubuh korban, bahkan ada pelaku yang menggunakan sapu untuk memukul.
Korban sama sekali tidak bisa memberikan perlawanan. Dia hanya menundukkan kepala dan menangis.
Dalam video tersebut, terlihat bahwa suasana di dalam kelas terlihat sepi, tidak ada seorang guru atau siswa lain yang terlihat.
Dalam narasinya, agar video tersebut disebarluaskan agar dapat diketahui di sekolah mana peristiwa ini terjadi dan apa motif dari kejahatan tersebut.
“Mohon di viralkan agar bisa ketahuan di sekolah mana dan apa motif kejahatan,” demikian narasi dalam video.
Berdasarkan penelusuran bogor-today.com, insiden perundungan ini terjadi di salah satu SMP di Purworejo, Jawa Tengah. Insiden itu terajadi pada tahun 2020 yang lalu, dan akhirnya melibatkan polisi.
Melansir dari surya.co.id, Wakapolres Purworejo, Kompol Andis Arfan Tofani, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, peristiwa ini terjadi di SMP Muhammadiyah, Kecamatan Butuh, Purworejo, Jawa Tengah.
Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Butuh Purworejo, Ahmad, mengakui bahwa salah satu siswanya berinisial CA sering menjadi korban perundungan. Tidak hanya diejek, tetapi juga sering diminta uang oleh teman laki-lakinya.
Ahmad mengungkapkan bahwa CA adalah siswi dengan disabilitas.
“Saya sudah sering memberikan pembinaan kepada anak yang melakukan tindakan tersebut,” kata Ahmad, Kamis (13/2/2020).***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















