Kisah Misteri yang Terkenal di Bogor

BOGOR-TODAY.COM – Bogor memiliki banyak kisah misteri yang bisa membuat bulu kuduk merinding. Terutama, kisah-kisah misteri ini sering terjadi di tempat-tempat yang sering dikunjungi oleh wisatawan.

Hal ini mungkin disebabkan oleh fakta bahwa Bogor terletak dekat dengan Gunung Salak. Keangkeran Gunung Salak sendiri sudah menjadi legenda yang diceritakan dari mulut ke mulut, terutama di antara para pendaki gunung.

Melansir beberapa sumber, berikut ini adalah 4 kisah misteri yang terkenal di Bogor yang sering diceritakan oleh orang-orang.

Penampakan Harimau dan Noni Belanda di Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor memiliki luas lebih dari 8 hektar dan sudah ada sejak abad ke-19, sehingga memiliki kisah misteri tersendiri. Ketika Anda memasuki Kebun Raya Bogor dari Gerbang Utama dan berjalan ke arah halaman belakang Istana Bogor, Anda akan melihat pepohonan bambu yang lebat. Di antara pepohonan bambu tersebut, ada kompleks makam kuno milik warga Belanda.

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Makam ini sudah ada sebelum Kebun Raya Bogor didirikan pada tahun 1817. Ada 42 batu nisan di makam ini, dan katanya sering terjadi penampakan di tempat ini. Pada malam hari, beberapa orang pernah melihat kucing berubah menjadi harimau besar di sana. Selain itu, ada kuntilanak yang konon menghuni pepohonan bambu tersebut. Terkadang, terdengar juga suara misterius seolah-olah seseorang sedang menderita.

Suara-suara Misterius di Istana Bogor

Istana Bogor didirikan pada tahun 1744 dan awalnya digunakan sebagai rumah peristirahatan para gubernur jenderal Belanda. Kemudian, pada tahun 1950, Istana Bogor menjadi Istana Kepresidenan RI hingga sekarang. Dengan usianya yang hampir tiga abad dan bangunannya yang megah, tempat ini pasti menyimpan cerita misteri.

BACA JUGA :  Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas dan Rezeki Lancar, Amalkan dengan Ikhtiar

Ada cerita tentang hantu wanita Belanda yang sering terlihat berkeliaran di malam hari. Hantu ini mengenakan pakaian khas masa kolonial Belanda dan membawa payung. Dia sering terlihat berjalan di halaman istana, terutama di sekitar kolam. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa hantu ini kadang-kadang terlihat berjalan di atas permukaan air kolam.

Keangkeran Hutan CIFOR di Dramaga

Hutan seluas 60 hektare ini awalnya dikenal sebagai Hutan Penelitian Dramaga dan dibangun pada tahun 1956. Kemudian, pada tahun 1997, pengelolaannya diserahkan ke Center for International Forestry Research (CIFOR), sebuah lembaga internasional nirlaba yang berfokus pada penelitian dan pelestarian hutan.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================