
“Mulai sejak tanggal 1 September kemarin, saya telah memerintahkan agar pemberian bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat dimulai. Bulog akan menyediakan sekitar 210 ribu ton beras setiap bulan untuk program bantuan pangan ini, dan ini akan berlangsung terus menerus,” tambahnya.
Tindakan ini dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga beras di pasar yang tengah meningkat. Meskipun ada peningkatan harga pangan yang signifikan, Presiden menjelaskan bahwa inflasi tetap dijaga pada tingkat 3,2 persen.
Dia juga menyoroti bahwa lonjakan harga pangan ini terjadi karena kenaikan harga di pasar global yang berdampak pada kenaikan harga di dalam negeri, hal yang sama terjadi pada harga minyak bumi. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















