BOGOR-TODAY.COM – Seorang siswi SMK di Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial W (17) diperkosa enam pemuda secara bergilir. Sebanyak lima pemuda berhasil ditangkap polisi, dan satu pelaku masih buron.
Aksi bejat para pelaku dilakukan, saat korban datang meminta dibuatkan tato. Korban kemudian dibawa ke sebuah rumah salah satu pelaku, lalu dicekoki minuman keras (miras).
Kasatreskrim Polres Buteng, IPTU Sunarton menjelaskan, pemerkosaan bermula dari korban dan salah seorang pelaku berkenalan di media sosial. Keduanya pun berinisiatif bertemu di taman Kelurahan Watolo, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buteng.
“Korban ditemani rekannya berinisial J datang menemui salah satu pelaku untuk meminta dibuatkan tato. Tetapi karena membutuhkan listrik, korban pun dibawa ke rumah salah satu pelaku,” ujar IPTU Sunarton.
Setiba di rumah, korban dimasukkan ke dalam kamar. Sementara, rekan korban diminta untuk menunggu di luar dan dijaga dua pelaku lain. Korban kemudian diminta untuk menenggak miras.
Korban sempat menolak meminum minuman keras tersebut. Para pelaku ini pun tak kehabisan akal untuk membujuk korban, hingga akhirnya siswi SMK ini meminum miras tersebut.
“Pelaku dicekoki miras, alasannya agar tidak sakit saat ditato. Saat mabuk, korban disetubuhi enam pelaku secara bergiliran,” beber Sunarton.
Karena merasa curiga, rekan korban pun melakukan perlawanan dengan menodongkan pisau kepada dua pelaku yang menjaga di depan pintu. Kedua pelaku pun lari.
Saat berhasil menembus ke dalam kamar, J melihat korban tanpa busana terbaring di atas kasur. Keenam pelaku yang telah memperkosa korban pun melarikan diri.
Kasus ini pun dilaporkan ke Polres Buteng. Tak lama berselang, Tim Resmob Polres Buteng langsung menggerebek tempat persembunyian pelaku. Lima orang berhasil ditangkap, seorang lainnya melarikan diri. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















