
BOGOR-TODAY.COM – Universitas Pakuan telah mengadakan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) tahun 2023 di Lapangan Asrama Pusdikzi, Lawang Gintung, Kota Bogor. Untuk pelaksanaan PPBN dalam tahun akademik 2023/2024 ini, Unpak bekerja sama dengan Pusdikzi PUSZIAD TNI AD.
Kegiatan PPBN tahun 2023 ini memiliki tema “Menguatkan Inovasi untuk Memperkuat Ketahanan Nasional” dan diikuti oleh 2.827 mahasiswa baru Unpak.
Jumlah mahasiswa baru Unpak ini terbagi dalam beberapa fakultas, termasuk Fakultas Hukum (FH) dengan 305 mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan 752 mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan 191 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) dengan 577 mahasiswa, Fakultas Teknik (FT) dengan 231 mahasiswa, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dengan 477 mahasiswa, Sekolah Pascasarjana dengan 189 mahasiswa, dan Sekolah Vokasi dengan 105 mahasiswa.
Rektor Unpak, Prof. Didik Notosudjono, menyatakan bahwa dalam era globalisasi, Indonesia dihadapkan pada banyak tantangan. Oleh karena itu, penting bagi semua anak bangsa, terutama generasi muda, untuk memiliki pemahaman yang sama tentang kesadaran berbangsa dan bernegara. Rektor menekankan bahwa tanpa kesadaran ini, bangsa Indonesia berisiko menghadapi kondisi yang tidak menguntungkan dan kesulitan bersaing secara internasional.
“Jika rakyat Indonesia tidak memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, maka ini merupakan bahaya besar yang mengakibatkan bangsa ini akan jatuh ke dalam kondisi yang tidak menguntungkan, terutama dalam menyiapkan diri dari gangguan luar dan dalam menghadapi daya saing bangsa secara internasional,” kata rektor saat upacara pembukaan PPBN 2023.
Selain itu, rektor juga menyoroti salah kaprah masyarakat yang menganggap bela negara hanya berkaitan dengan militer dan aparat pemerintah. Menurutnya, bela negara adalah tanggung jawab bersama semua warga negara sebagai bagian dari bangsa ini.
Bela negara dapat dilakukan dengan berprestasi dan berinovasi baik di tingkat nasional maupun internasional, serta dengan tindakan positif seperti belajar dengan tekun, berpartisipasi dalam kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan.
Kesadaran berbangsa dan bernegara berarti bahwa individu yang hidup di bawah naungan NKRI harus memiliki sikap dan perilaku yang didasari oleh keikhlasan dan kerelaan untuk bertindak demi kebaikan bangsa dan negara.
Rektor berharap bahwa mahasiswa Universitas Pakuan akan memiliki pemahaman ini dan menjadi warga negara yang cinta tanah air.
Rektor menambahkan bahwa mahasiswa Unpak harus mampu mempertahankan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta berkolaborasi dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Mereka juga diharapkan memiliki kompetensi, berperan aktif dalam memajukan bangsa sesuai dengan profesi dan kemampuan mereka, berinovasi di berbagai bidang, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi peluang dan tantangan di tingkat internasional. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















