
Tanpa keterlibatan semua pihak, lanjut Gideon, mustahil kita mencapai visi Indonesia Bersih sampai kapanpun.
“Oleh karena itu Mountrash menawarkan solusi, salah satunya mengajak generasi muda melakukan pemilahan sampah organik dan non organik ( plastik dll) yang dimulai dari lingkungan civitas akademika dan apabila dapat dilakukan serentak di Indonesia maka memberikan keuntungan finansial untuk masyarakat dan menaikkan peringkat Indonesia sebagai Negara Layak Huni di Dunia,” ungkap Gideon.
Sementara, Direktur Mountrash AI Bogor, Dewi Puspasari berharap, dengan membiasakan civitas akademika untuk memilah sampah plastik dan memasukkannya ke dalam dropbox, maka akan berdampak pada perubahan pola hidup. Kebiasaan baik ini akan dibawa oleh para mahasiswa ketika lulus dan kembali ke daerah masing-masing.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, harapan kami dengan program ini IPB University akan menjadi leader university yang membawa program ini ke universitas lain.
“Dengan begitu, secara tidak langsung generasi muda di seluruh civitas akademika akan tertarik dan terbiasa untuk melakukan pemilahan sampah dimana tujuan akhirnya akan membentuk lingkungan hidup yang baik dan Indonesia maju,” tutupnya.
Diketahui, Mountrash telah menyediakan 30 dropbox untuk IPB University, diantaranya 27 dropbox di Kampus IPB Dramaga dan tiga dropbox di Kampus IPB Padjajaran.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















