
Namun, karena tidak ada anggota dewan yang berada di kantor tersebut, emosi massa meningkat, mengakibatkan kerusakan lebih lanjut.
Kemudian, massa pergi ke kantor Bupati Pohuwato untuk menyuarakan aspirasi mereka dan berharap dapat bertemu dengan bupati. Namun, mereka kembali tidak berhasil menemui bupati, yang mengakibatkan peningkatan emosi dan akhirnya pengrusakan serta pembakaran kantor bupati.
Kebakaran mulai meluas di kantor bupati karena angin kencang, dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran setempat berusaha keras untuk memadamkan api yang berkobar. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















