
Di lokasi lain, warga di Kampung Muara RT 002/010, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, mengalami hal serupa.
Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) dengan total 60 jiwa, melaporkan dampak kemarau tersebut ke BPBD Kota Bogor.
BPBD Kota Bogor sudah menerima laporan sebanyak 680 warga dari 210 KK yang berada di dua RT di Tanah Sareal yang melaporkan kekeringan.
Begitu juga dengan 20 KK yang terdampak kekeringan di Muara Sari, Kelurahan Sindangrasa Kecamatan Bogor Timur.
Sehingga BPBD Kota Bogor langsung mengirim air bersih, pada Jumat (25/8/2023) lalu.
“Untuk penyaluran air bersih sudah kami lakukan sejak akhir Agustus,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas.
Theo menambahkan, kekeringan terjadi akibat cuaca saat ini memasuki musim kemarau. Sehingga sumur mulai mengering dan warga mulai kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Kejadian ini menyebabkan sumur yang digunakan oleh warga sekitar sebagai sumber air sehari-hari warga menjadi kering.
“Banyak warga sekitar mulai kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya,” terang dia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















