BOGOR-TODAY.COM – Budaya penggunaan sistem digital di Indonesia membuatnya rentan terhadap serangan hacker. Salah satu kebiasaan yang paling sering ditemui di antara pengguna perangkat elektronik di Tanah Air adalah jarang mengganti kata sandi secara rutin. Padahal, mengganti kata sandi secara berkala dapat mengurangi risiko penipuan yang memanfaatkan file APK.
“Banyak dari kita yang enggan mengganti kata sandi, ada yang bahkan menggunakan kata sandi yang sama sepanjang hidup mereka,” kata chief information security officer snc.id dikutip dalam sebuah podcast di saluran YouTube “Kasisolusi”, Minggu (1/10/2023)
Selain itu, banyak orang menggunakan kata sandi yang sama untuk semua perangkat dan akun mereka, dan seringkali menggunakan kombinasi kata atau nomor yang mudah ditebak.
“Jika salah satu kata sandinya terkuak, semua akun bisa terancam, karena orang dapat menebak kata sandi yang lain dengan mudah, biasanya berupa nama pasangan, nama anak, atau nomor mobil. Ini merupakan salah satu aspek budaya digital yang perlu diubah,” katanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa banyak kasus penipuan menggunakan file APK dengan modus seperti undangan pernikahan, kurir paket, surat tilang, atau tagihan BPJS. Untuk menghindari risiko ini, sangat penting untuk secara rutin mengganti kata sandi.
“Gantilah semua kata sandi yang Anda ingat, termasuk kata sandi WhatsApp, email, e-banking, atau yang lainnya, jika memungkinkan,” tuturnya.
Hal ini disebabkan karena jika file APK tersebut sudah terlanjur diunduh, maka hacker dapat meretas data pribadi Anda dan bahkan menguras rekening Anda.
“Kita menyebutnya sebagai malware, perangkat lunak berbahaya, APK, virus, dan lain sebagainya. Ini bisa diselipkan ke dalam berbagai jenis file, seperti dokumen, spreadsheet, PDF, gambar, atau format lainnya,” jelasnya.
Dia juga membeberkan cara kerja hacker dalam meretas informasi. Dengan mengklik tautan file APK, sistem secara otomatis mengirimkan sejumlah data ke server tertentu, termasuk kata sandi yang kemudian akan dicoba untuk diretas.
“Biasanya, proses ini berjalan otomatis, dan data yang dikirimkan akan segera sampai ke server tertentu. Itulah sebabnya mengganti kata sandi dengan cepat sangat penting, karena kata sandi lama Anda bisa langsung terkirim dalam waktu 3 hingga 4 detik. Sebagai langkah pencegahan, disarankan untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor (seperti penggunaan token),” tuntasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















