Penyakit Jantung Kini Tak Lagi Identik dengan Usia Tua, Kasus pada Usia Muda Semakin Meningkat

Penyakit Jantung
Ilustrasi Jantung. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Penyakit jantung selama ini kerap dianggap sebagai gangguan kesehatan yang hanya menyerang kelompok usia lanjut. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pola tersebut mulai berubah. Kasus gangguan jantung kini semakin sering ditemukan pada usia yang jauh lebih muda, bahkan pada kelompok di bawah 30 tahun.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik, Teguh Triyono, menyebut bahwa penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi, baik di Indonesia maupun secara global. Yang menjadi perhatian serius, tren serangan jantung kini juga mulai banyak muncul pada usia 20 hingga 30 tahun.

Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Menurut Teguh, perubahan pola hidup modern menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular pada usia muda. Gaya hidup kurang aktif atau sedentary lifestyle dinilai menjadi pemicu utama yang memperburuk kondisi kesehatan pembuluh darah.

BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

Kebiasaan sehari-hari seperti terlalu sering menggunakan kendaraan, memesan makanan secara daring, hingga minimnya aktivitas fisik membuat tubuh kurang bergerak dan berdampak pada kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Dampak Kerusakan Pembuluh Darah

Teguh menjelaskan bahwa gangguan pada pembuluh darah dapat menimbulkan dampak serius tergantung organ yang terdampak. Jika terjadi di otak, kondisi tersebut dapat memicu stroke. Apabila menyerang jantung, risikonya adalah serangan jantung. Sementara jika mengenai ginjal, dapat berujung pada gagal ginjal.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Dengan demikian, kesehatan pembuluh darah menjadi faktor penting yang perlu dijaga sejak dini untuk mencegah berbagai penyakit berat di kemudian hari.

Pentingnya Deteksi Dini Melalui Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium memiliki peran penting dalam mendeteksi risiko penyakit jantung bahkan sebelum gejala muncul. Salah satu pemeriksaan yang umum dilakukan adalah profil lipid, yang bertujuan untuk mengukur kadar lemak atau kolesterol dalam darah.

Hasil pemeriksaan ini dapat membantu tenaga medis dalam menilai risiko seseorang terhadap penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah lainnya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================