Anak di Bekasi Meninggal Alami Mati Batang Otak, 8 Dokter Dilaporkan Diduga Mal Praktek

Ilustrasi

BOGOR-TODAY.COM – Seorang anak berinisial A (7) yang menjalani operasi amandel di sebuah rumah sakit di Bekasi meninggal dunia karena mati batang otak. Orang tua korban kini telah melaporkan delapan dokter ke Polda Metro Jaya atas dugaan mal praktek.

Laporan tersebut dilayangkan oleh kuasa hukum orang tua korban, Cahaya Christmanto Anak Ampun, dan terdaftar dengan nomor LP/B/5814/IX/2023/SPKT POLDA METRO JAYA tanggal 29 September 2017.

BACA JUGA :  Dada vs Paha Ayam: Mana yang Lebih Sehat? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Anak ini ada yang mengalami yang kami duga gagal penindakan yang bisa kita anggap itu malpraktek atau pun kelalaian atau pun kealpaan,” kata Cahaya dikutip CNNIndonesia, Senin (2/10/2023).

Cahaya menerangkan proses operasi yang dialami korban terjadi pada Selasa (19/9). Saat itu, kakak A yakni J (10) juga turut menjalani operasi amandel.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Menurut Cahaya, A lebih dulu menjalani proses operasi dan disusul sang kakak. Setelah operasi, A tak kunjung sadarkan diri. Padahal, J sudah sadar beberapa jam usai operasi.

Cahaya menyebut dokter sudah melakukan berbagai upaya untuk menyadarkan A, tetapi tak ada hasil. Dokter pun mendiagnosis A mengalami mati batang otak.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================