
Terkait kejadian itu, Novi mengaku tidak akan menempuh ke jalur hukum dan memilih menyelesaikan kasus itu lewat jalur kekeluargaan.
“Diselesaikan kekeluargaan. Pihak sekolah juga telah meminta maaf atas kejadian ini,” katanya.
Tim medis puskesmas akan terus memantau perkembangan pasien hingga bisa beraktivitas. Hal itu dikatakan Kepala Puskesmas Banjarejo, dokter Rohlina.
“Kondisi luka pasien telah membaik sekitar 60 sampai 70 persen dari sebelumnya. Secara medis, luka lepuh telapak kaki pada g- adalah lukus atau luka akibat panas. Sehingga penyembuhannya butuh waktu lama,” ujarnya.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















