krisis air
Ilustrasi krisis air.

BOGOR-TODAY.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa 38 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami krisis air akibat kekeringan.

“Dampak kekeringan diperkirakan terjadi di 38 kecamatan,” ujar Muhammad Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Rabu (11/10/2023).

BACA JUGA :  Tipu 14 Anak Buah hingga Rp1,3 Miliar, Oknum Pejabat Satpol PP Kota Bogor Resmi Dipecat!

Kecamatan yang terdampak meliputi Tenjo, Jasinga, Leuwiliang, Cibungbulang, Rumpin, Cigudeg, Sukajaya, Nanggung, Pamijahan, Leuwisadeng, Gunung Sindur, Parung Panjang, Bojong Gede, Kemang, Parung Ciseeng, Ciawi, Cisarua, Tenjolaya, Tamansari, Dramaga, Cibungbulang, Rancabungur, Caringin, Ciomas, Cijeruk, Babakan Madang, Cariu, Klapanunggal, Gunung Putri, Cibinong, Sukaraja, Citeureup, Jonggol, Sukamakmur, Tanjungsari, Megamendung, dan Cigombong.

BACA JUGA :  Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Diupayakan Damai, Pertemuan Dijadwalkan Juli 2026

Data ini tercatat Selasa (9/10/2023. Dari 38 kecamatan yang terkena dampak, ada 192 desa atau kelurahan yang terpengaruh.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================