krisis air
Ilustrasi krisis air.

BOGOR-TODAY.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa 38 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami krisis air akibat kekeringan.

“Dampak kekeringan diperkirakan terjadi di 38 kecamatan,” ujar Muhammad Adam Hamdani, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Rabu (11/10/2023).

BACA JUGA :  Malam Asyura 10 Muharram 1448 H: Keutamaan, Waktu Mustajab Berdoa, dan Amalan yang Dianjurkan

Kecamatan yang terdampak meliputi Tenjo, Jasinga, Leuwiliang, Cibungbulang, Rumpin, Cigudeg, Sukajaya, Nanggung, Pamijahan, Leuwisadeng, Gunung Sindur, Parung Panjang, Bojong Gede, Kemang, Parung Ciseeng, Ciawi, Cisarua, Tenjolaya, Tamansari, Dramaga, Cibungbulang, Rancabungur, Caringin, Ciomas, Cijeruk, Babakan Madang, Cariu, Klapanunggal, Gunung Putri, Cibinong, Sukaraja, Citeureup, Jonggol, Sukamakmur, Tanjungsari, Megamendung, dan Cigombong.

BACA JUGA :  Kebiasaan Menyimpan Handuk di Kamar Mandi Ternyata Berisiko, Ini Penjelasan Ahlinya

Data ini tercatat Selasa (9/10/2023. Dari 38 kecamatan yang terkena dampak, ada 192 desa atau kelurahan yang terpengaruh.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================