“Sudah lebih dari sebulan harga per kilogramnya mencapai Rp 90.000,” ujarnya.

Walau begitu, Hayati menyebut bahwa harga jual tersebut sudah lebih terjangkau dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp 100.000.

“Saat ini harganya mulai turun karena munculnya cabai dari Jawa, sehingga ada persaingan. Sebelumnya bahkan mencapai lebih dari Rp 100.000,” katanya.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Menurut Hayati, cabai yang dijualnya cukup mudah didapat karena petani dapat memanennya karena cuaca yang mendukung.

“Petani bisa panen jika cuaca tidak hujan,” ungkapnya.

Para pedagang meminta pemerintah untuk memperhatikan masalah kenaikan harga cabai ini. Mereka menyoroti bahwa kenaikan harga tersebut memberatkan baik pembeli maupun penjual. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat berperan dalam menjaga stabilitas harga cabai yang cenderung fluktuatif. ***

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================